TLScontact

Selamat datang di TLScontact

Untuk para pengunjung yang ingin membuat permohonan visa setelah tanggal 11 Juli 2018, mohon membaca pemberitahuan penting ini

Kedutaan Besar Swiss di Indonesia memberikan wewenang kepada TLScontact untuk menginformasikan dan menyarankan publik mengenai prosedur aplikasi visa, untuk menerima aplikasi visa, mengumpulkan biaya visa dan mengembalikan paspor kepada pemohon pada akhir proses .

Aplikasi yang diterima oleh TLScontact akan diserahkan ke Kedutaan Besar Swiss, yang memiliki tanggung jawab eksklusif untuk menginstruksikan aplikasi dan memutuskan untuk memberikan atau menolak visa, atau meminta informasi tambahan. TLScontact, oleh karena itu tidak terlibat dalam langkah pengambilan keputusan dari aplikasi visa, dan tidak menyadari hasilnya karena paspor dikembalikan oleh Kedutaan Besar Swiss dalam amplop tertutup .

Berdasarkan kesepakatan dengan Kedutaan Besar Swiss di Jakarta, untuk pelamar visa dengan tujuan yang tercantum di bawah ini harus diproses melalui TLScontact:

  • Bisnis
  • Turis
  • Visa pengunjung
  • Visa Perawatan Medis

Melamar langsung di Kedutaan Besar Swiss di Jakarta :

1. Pelamar harus membuat janji temu dengan Kedutaan melalui website TLScontact setelah registrasi online

  • Visa kerja (90 hari sampai 120 hari)
  • Visa kerja (Lebih dari 120 hari)
  • Visa pelajar (Lebih dari 90 hari)
  • Reuni keluarga (Lebih dari 90 hari)

2. Pelamar yang tidak perlu mengajukan aplikasi visa melalui TLScontact adalah:

  • Pasangan dari seorang warga Negara Swiss
  • Pemegang paspor diplomatik dan paspor dinas

N.B. Prosedur TLScontact tidak bersifat wajib, pelamar juga dapat langsung mengajukan aplikasi di Kedutaan Besar Swiss di Jakarta dengan membuat janji sebelumnya melalui call center kami: 021-29852788. Namun ada kemungkinan proses akan memakan waktu lebih lama.

Aplikasi visa dari non-penduduk, termasuk warga negara Indonesia yang menetap di negara lain hanya dapat diproses jika pemohon dapat membuktikan bahwa mereka memiliki kebutuhan mendesak dan tak terduga untuk melakukan perjalanan ke Swiss ketika berada di Indonesia dan karena hal ini tidak dapat mengajukan aplikasi di negara mereka tinggal.

Berita